Yonif Mekanis 741/GN Ikuti Latihan Pra Tugas Operasi Satgas Pamtas RI-RDTL

0
95

REPORTASEBALI.COM – Latihan Pra Tugas Operasi Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL secara resmi dibuka oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto di Lapangan Mako Yonif Mekanis 741/GN, Negara.
 
Latihan itu dilaksanakan selama 12 hari dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan Satgas Yonif Mekanis 741/GN yang nantinya akan mengemban tugas operasi pengamanan perbatasan RI-RDTL di Nusa Tenggara Timur.
 
“Latihan Pra Tugas ini seluruh personel yang tergabung dalam Satgas akan dibekali berbagai macam materi,” jelas Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto.
 
Pengetahuan hukum meliputi, HAM, KUHP dan KUHAP, Keimigrasian, Kepabeanan (Bea Cukai), Standart Operation Procedure (SOP), Pemeriksaan dan Penanganan Pelintas Batas Illegal, penanganan Illegal Logging, Illegal Mining, Human Trafficking dan Peredaran Narkoba.
 
Kemudian untuk Materi Teritorial terdiri dari Pengetahuan Adat Istiadat, Budaya dan Bahasa Daerah, Pemberdayaan Masyarakat melalui Industri Rumah Tangga, Pendidikan Bela Negara, Penyiapan Tenaga Pendidik SD dan SMP, Tenaga Penyuluh Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan dan Perikanan, Penyuluhan Tentang Batas Negara dan Perda Setempat, Pembinaan Pramuka, Karya Bhakti, Bintahwil dan Komunikasi Sosial.
 
Untuk materi Intelijen, diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang Penjejakan Fisik, Pengembangan Sistem Pengamanan, Kontak Orang Dengan Orang, Pelaporan Bapul, Intel Teritorial, Wawancara serta Pengamatan dan Penggambaran (Matbar). Sedangkan untuk Materi Komlek terdiri dari Prosedur dan Gelar Komunikasi TNI serta Pengamanan Komlek dan Protap, Instap dan Insops Komlek TNI.
 
Seluruh materi ini dilatihkan dengan beberapa metode antara lain, ceramah, aplikasi, diskusi, studi kasus, drill dan geladi lapangan, materi ini harus dikuasai prajurit yang tergabung dalam Satgas baik yang bersifat teori maupun praktek di lapangan.
 
Pangdam memerintahkan agar seluruh personel mengikuti latihan ini dengan serius dan sungguh sungguh dan jangan pernah menganggap latihan ini hanya sebagai formalitas saja, demikian tegas Pangdam.(dyu)