Dekranasda Provinsi DKI Jakarta Resmi Menutup Pelaksanaan JakCraft 2019

0
28
Pemberian sertifikat kepada perwakilan peserta JakCraft 2019 oleh Koordinator Wilayah Dekranasda Jakarta Timur - Diah Anwar, mewakili Fery Farhati, mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah mendukung acara JakCraft 2019, berkat karya dari para peserta pameran JakCraft 2019 berhasil dilaksanakan.

REPORTASEBALI, JAKARTA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta memperkuat komitmen dalam membina dan memajukan perajin Jakarta melalui berbagai kegiatan, salah satunya yaitu JakCraft 2019.

Pameran kerajinan yang telah menginjak tahun ke-11 ini berlangsung selama 4 (empat) hari, yaitu tanggal 25 – 28 November 2019 di Lantai Dasar Gedung G, Gedung Balaikota DKI Jakarta. JakCraft 2019 hari ini resmi ditutup oleh Martiana Deborah – Dinas KUKMP selaku Bidang Pameran dan Komunikasi Pemasaran, dan Koordinator Wilayah Dekranasda Jakarta Timur – Diah Anwar.

Martiana memaparkan laporan JakCraft 2019 di panggung utama JakCraft 2019. Dilaporkan data transaksi peserta JakCraft 2019 per pukul 13.00 WIB tanggal 28 November 2019 senilai Rp 235.947.000. Tak hanya perajin, JakCraft 2019 juga memberi kesempatan kepada siswa-siswi SLBN untuk menampilkan bakat yang mereka miliki. Hal ini dibuktikan dengan penampilan Tari Ondel-ondel dari siswa-siswi SLBN 7 Jakarta, sebagai pembuka acara penutupan JakCraft 2019.

Pada hari terakhir JakCraft 2019, beberapa perajin memberikan diskon menarik sebagai daya tarik bagi pengunjung untuk sekedar melihat karya atau bahkan melakukan transaksi pembelian. Selain itu pada hari terakhir JakCraft 2019 diisi dengan workshop decoupage underglass di piring cantik, diikuti oleh peserta dari sekolah dasar dan SLB Negeri usulan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, serta pengunjung yang hadir. Total 150 peserta mengikuti workshop yang dilaksanakan selama JakCraft 2019 berlangsung.

Iva Hardiana selaku pelatih workshop hari ini menyatakan alasannya mendukung acara JakCraft 2019, tak lain tujuannya adalah supaya peserta bisa memanfaatkan limbah menjadi karya seni. “Seperti yang dilihat piring seperti ini biasanya didapatkan dari hadiah-hadiah pembelian detergen, adanya workshop seperti ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan para peserta untuk memanfaat barang-barang yang tidak terpakai”, tutur Iva Hardiana pada acara penutupan JakCraft 2019. Sebelumnya pada hari pertama Iva juga mengadakan workshop membuat bunga tulip dengan bahan kain perca atau kain sisa.

Acara diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada perwakilan peserta JakCraft 2019 oleh Koordinator Wilayah Dekranasda Jakarta Timur – Diah Anwar, mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah mendukung acara JakCraft 2019, berkat karya dari para peserta pameran JakCraft 2019 berhasil dilaksanakan.