Turis Korea Pingsan, Bandara Ngurah Rai Bantah karena Virus Corona

0
29
Humas PT Angkasa Pura Ngurah Rai Arie Ashanurrohim

REPORTASEBALI.COM, BADUNG – Bandara Internasional Ngurah Rai akhirnya memberikan penjelasan soal peristiwa yang menyebutkan ada seorang wisatawan asing mirip orang China yang tiba-tiba pingsan saat memasuki terminal kedatangan internasional.

Communication And Legal Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, membenarkan peristiwa itu. Menurutnya wisatawan itu bukan pingsan tapi kesakitan pinggul atau back pain dan peristiwa itu terjadi di areal publik kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

“Kami sudah konfirmasi kepada petugas jaga. Sama sekali tidak benar kalau itu sampai pingsan. Terjatuh itu benar tapi tidak pingsan,” ujarnya di Denpasar, Rabu (12/2).

Setelah dicek lebih lanjut, wisatawan tersebut bukan berasal dari China melainkan dari Korea Selatan. Saat kejadian, korban sudah berada di area publik kedatangan internasional. Artinya, yang bersangkutan sudah melalui pemeriksaan yang lengkap oleh petugas dan sama sekali tidak menunjukkan gejala Corona.

Sebab bila menunjukkan Corona maka yang bersangkutan sudah langsung diisolasi oleh petugas. Hal ini dibuktikan jika penumpang tersebut sudah ditangani oleh provider travel services dan langsung dibawa ke RS Siloam Bali.

Selain itu, bila yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan di China selama masa inkubasi maka petugas Imigrasi tidak akan membiarkan masuk ke Bali sebab mereka tiba di Ngurah Rai pada pukul 01.00 WITA.

Sebelumnya, beredar video seorang wisatawan asing jatuh rebah di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Dalam video itu, terlihat seorang pria asing rebah dan berguling-guling seperti kesakitan sambil memegang pinggangnya. Video berdurasi pendek itu, diunggah oleh akun @Denpasar Viral.

Dalam caption tertulis, “Seorang wisatawan di Bandara International I Gusti Rai tiba-tiba jatuh pinsang, Selasa (11/2) malam. Kondisi wisatawan tersebut membuat orang di sekitarnya merasa was-was karena takut wisatawan tersebut terkena virus corona.